** kelahiran
Namaku Irma Suryani, biasa dipanggil “Irma”. Tadi ada juga yang memanggil “ima”, “icha”, bahkan “Ncit”. Saya lahir tanggal 4 Mei 1996 di Parigi. Saya tinggal bersama kedua orang tua di sebuhah rumah sederhana di Palu, Sulawesi Tengah. Hobi saya yaitu membaca novel, browsing internet, dengar musik, tidur, ngemil, dan menonton film. Oh ya, hobi baru saya yaitu nongkrong di toko buku sejam tuk memilih buku yang akan dibeli.
Membaca novel merupakan kebiasaan yang sulit tuk dihilangkan. Jika suka kecanduan membaca novel apalagi jika banyak novel baru, saya akan begadang dan membaca novel tersebut. Bahkan, saya pun menjadi orang yang boros. Karena uang yang saya dapatkan akan saya belikan novel hingga ratusan ribu rupiah. Dan juga, waktu belajar berkurang digantikan dengan waktu membaca novel.
Tak sedikit novel yang menuliskan cerita belaka. Meskipun begitu, novel memberikan berbagai dampak positif. Salah satunya adalah memberitahu para pembaca mengenai kehidupan tokoh yang diceritakan. Tentunya, setiap novel memiliki berbagai konflik serta penyelesaian konflik yang beraneka ragam. Oleh karena itu, pembaca dapat menerapkan solusi tersebut jika terjadi konflik yang hampir sama pada cerita novel tersebut. Tak sedikit pula, novel yang menceritakan kehidupan fakta sosial.
Browsing internet, ngemil, dan dengar lagu merupakan kebiasaan yang suka saya kerjakan secara bersamaan. Browsing internet yang sering saya lakukan ialah nge-download lagu, edit blog, dan membuka jejaring sosial (Facebook, Twitter). Terkadang, saya menjadi lupa waktu. Browsing internet sambil ngemil diiringi lagu-lagu sangat pas dengan mood.
Makanan kesukaan saya, yaitu daging, kue, pudding, es krim. Daging sapi, daging kambing, dan daging ayam bersedia saya makan, ya asalkan bukan daging yang haram seperti daging babi, dan lain-lain. Pudding yang saya sukai adalah segala macam pudding. Enak loh, apalagi buatanku. Ah ya, terkadang saya membuat pudding sendiri. Jika kelebihan porsi, dibagikan ke tetangga sebelah rumah. Sedangkan, minuman yang saya suka adalah minuman bersoda.
Saya menyukai warna biru, merah, dan abu-abu. Biru melambangkan ketenangan. Jika saya sedang dalam kondisi yang bad mood, saya akan menjadi warna biru sehingga bisa lebih membuat mood saya lebih baik. Sedangkan, merah melambangkan merah. Setiap melihat warna merah, saat merasa lebih berani jika menghadapi masalah dan melakukan sesuatu selama hal itu bernilai benar. Dan abu-abu melambangkan sikap ragu-ragu antara hal yang hitam dan putih. Warna ini sesuai dengan sifat saya yang suka ragu-ragu jika ingin melakukan sesuatu. Walaupun terkadang, hal yang saya lakukan tanpa pikir panjang. Maksudnya, langsung melakukan hal tersebut tanpa ada pertimbangan untuk kedepannya.
Mengenai soal cita-cita, saya masih memiliki 2 pilihan. Jika ingin menggeluti bidang akademik, saya ingin memasuki jurusan sastra bahasa inggris. Tapi jika ingin menggeluti bidang non-akademik, saya ingin memasuki jurusan tari
** about LOVE >,<
Hidup terus bercerita, bukan hanya menceritakan tentang aktivitas sehari-hari. Tapi, juga menceritakan tentang CINTA. Saat SMP, saya mencintai seseorang. Yah, tepatnya dia adalah tetangga saya yang merupakan anak pak RT. Namanya Mohammad Zubair, biasa dipanggil “Bair”. Kami bersahabat sekian lamanya. Hampir setiap hari kami bersama. Bercerita, tertawa bersama, dan masih banyak hal lainnya. Terlalu banyak hingga tak pernah bisa terhitung. Namun, tak ada kata pacaran antara kami hingga kami kelas 1 SMP. Kami sempat pacaran tapi tak begitu lama. Semua serasa begitu indah. Meskipun tidak pacaran, saya dan dia tetap bersama. Bahkan, orang tuanya berniat menjodohkan saya dengannya. Hampir semua keluarganya setuju jika saya dengannya. Orang tua saya ? Mereka no comment tentang itu, bahkan tidak pernah menyinggung hal itu selama ini. Tapi orang tua saya percaya jika saya bersamanya. Terkadang, orang tua saya menyuruhnya untuk mengantarkan saya ke suatu tempat yang saya inginkan. Saya akui saya mencintainya dan dia adalah cinta pertama saya.
Namaku Irma Suryani, biasa dipanggil “Irma”. Tadi ada juga yang memanggil “ima”, “icha”, bahkan “Ncit”. Saya lahir tanggal 4 Mei 1996 di Parigi. Saya tinggal bersama kedua orang tua di sebuhah rumah sederhana di Palu, Sulawesi Tengah. Hobi saya yaitu membaca novel, browsing internet, dengar musik, tidur, ngemil, dan menonton film. Oh ya, hobi baru saya yaitu nongkrong di toko buku sejam tuk memilih buku yang akan dibeli.
Membaca novel merupakan kebiasaan yang sulit tuk dihilangkan. Jika suka kecanduan membaca novel apalagi jika banyak novel baru, saya akan begadang dan membaca novel tersebut. Bahkan, saya pun menjadi orang yang boros. Karena uang yang saya dapatkan akan saya belikan novel hingga ratusan ribu rupiah. Dan juga, waktu belajar berkurang digantikan dengan waktu membaca novel.
Tak sedikit novel yang menuliskan cerita belaka. Meskipun begitu, novel memberikan berbagai dampak positif. Salah satunya adalah memberitahu para pembaca mengenai kehidupan tokoh yang diceritakan. Tentunya, setiap novel memiliki berbagai konflik serta penyelesaian konflik yang beraneka ragam. Oleh karena itu, pembaca dapat menerapkan solusi tersebut jika terjadi konflik yang hampir sama pada cerita novel tersebut. Tak sedikit pula, novel yang menceritakan kehidupan fakta sosial.
Browsing internet, ngemil, dan dengar lagu merupakan kebiasaan yang suka saya kerjakan secara bersamaan. Browsing internet yang sering saya lakukan ialah nge-download lagu, edit blog, dan membuka jejaring sosial (Facebook, Twitter). Terkadang, saya menjadi lupa waktu. Browsing internet sambil ngemil diiringi lagu-lagu sangat pas dengan mood.
Makanan kesukaan saya, yaitu daging, kue, pudding, es krim. Daging sapi, daging kambing, dan daging ayam bersedia saya makan, ya asalkan bukan daging yang haram seperti daging babi, dan lain-lain. Pudding yang saya sukai adalah segala macam pudding. Enak loh, apalagi buatanku. Ah ya, terkadang saya membuat pudding sendiri. Jika kelebihan porsi, dibagikan ke tetangga sebelah rumah. Sedangkan, minuman yang saya suka adalah minuman bersoda.
Saya menyukai warna biru, merah, dan abu-abu. Biru melambangkan ketenangan. Jika saya sedang dalam kondisi yang bad mood, saya akan menjadi warna biru sehingga bisa lebih membuat mood saya lebih baik. Sedangkan, merah melambangkan merah. Setiap melihat warna merah, saat merasa lebih berani jika menghadapi masalah dan melakukan sesuatu selama hal itu bernilai benar. Dan abu-abu melambangkan sikap ragu-ragu antara hal yang hitam dan putih. Warna ini sesuai dengan sifat saya yang suka ragu-ragu jika ingin melakukan sesuatu. Walaupun terkadang, hal yang saya lakukan tanpa pikir panjang. Maksudnya, langsung melakukan hal tersebut tanpa ada pertimbangan untuk kedepannya.
Mengenai soal cita-cita, saya masih memiliki 2 pilihan. Jika ingin menggeluti bidang akademik, saya ingin memasuki jurusan sastra bahasa inggris. Tapi jika ingin menggeluti bidang non-akademik, saya ingin memasuki jurusan tari
** about LOVE >,<
Hidup terus bercerita, bukan hanya menceritakan tentang aktivitas sehari-hari. Tapi, juga menceritakan tentang CINTA. Saat SMP, saya mencintai seseorang. Yah, tepatnya dia adalah tetangga saya yang merupakan anak pak RT. Namanya Mohammad Zubair, biasa dipanggil “Bair”. Kami bersahabat sekian lamanya. Hampir setiap hari kami bersama. Bercerita, tertawa bersama, dan masih banyak hal lainnya. Terlalu banyak hingga tak pernah bisa terhitung. Namun, tak ada kata pacaran antara kami hingga kami kelas 1 SMP. Kami sempat pacaran tapi tak begitu lama. Semua serasa begitu indah. Meskipun tidak pacaran, saya dan dia tetap bersama. Bahkan, orang tuanya berniat menjodohkan saya dengannya. Hampir semua keluarganya setuju jika saya dengannya. Orang tua saya ? Mereka no comment tentang itu, bahkan tidak pernah menyinggung hal itu selama ini. Tapi orang tua saya percaya jika saya bersamanya. Terkadang, orang tua saya menyuruhnya untuk mengantarkan saya ke suatu tempat yang saya inginkan. Saya akui saya mencintainya dan dia adalah cinta pertama saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar