Stress disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor tersebut adalah sebagai berikut.
- Kondisi fisik kurang sehat, konflik pribadi yang mengganggu pikiran, dan frustasi berkepanjangan, seperti diisolir oleh teman-teman dan perasaan rendah diri).
- Muncul dari keluarga; ketidakharmonisan hubungan antar anggota keluarga, ortu otoriter, masalah keuangan, atau anggota keluarga sakit atau meninggal.
Tentunya, stress yang dapat diatasi dengan berbagai cara, yaitu :
- Mencoba mengubah persepsi, seperti seorang siswa akan mengalami stress apabila mempersepsi masa depan secara negatif (pesimis). Agar tidak stress, maka persepsi tersebut perlu diganti dengan OPTIMIS.
- Mempertinggi motivasi dan pelaksanaan ibadah baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Luruskan niat kita hanya kepada-Nya. Segala ucapan dan gerak kita adalah dzikir dan berusaha terus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. "Hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tentram".
- Tidak perlu mendramatisir keadaan. Jangan emosional dalam menafsirkan peristiwa yang menimpa, coba dulu meredamnya dengan intropeksi diri.
- Mulailah dengan banyak berpikir positif.
- Jangan menyesali kejadian yang telah terjadi karena sejelek apapun peristiwa yang menimpa kita pasti ada hikmah dibaliknya. Penyesalan hanya akan menghalangi langkah kita selanjutnya. Kecewa boleh saja tetapi tidak boleh kecewa untuk yang kedua kalinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar