Perkenalan tanpa sengaja yang hanya beralasan iseng saja
Medium yang dilalui pun, mungkin tak sewajarnya
Saling bertukar informasi dan saling mengenal dalam waktu singkat
Sejujurnya, aku tak menginginkan ini
Aku tak ingin mengenal dan memahami dengan cara ini
Cara abstrak yang membuatku seolah menjadi orang yang mudah percaya pada orang lain
Waktu demi waktu
Kita saling mengenal dan memahami
Saling mengajarkan sesuatu yang sesungguhnya telah kita tahu
Menertawakan sesuatu yang tak seharusnya ditertawakan
Bercerita mengenai hal yang sebenarnya sangat tak penting
Serta memiliki rasa yang seharusnya tak ada
Tanpa sadar, aku menyukai semua itu
Namun aku tak menyukai medium yang berada antara kita
Berkomunikasi hanya melalui medium tanpa tatap muka
Aku ingin melihatmu secara langsung
Tapi apakah kita bisa seperti itu saat kita bertemu?
Hm, jujur aku iri padanya
Aku iri karena dia telah melihatmu dibanding aku
Serta ia tahu mengenai dirimu dan dirinya
Dirinya yang telah menjadi bagian dari masa lalumu
Semua sudah berlalu..
Ada hal yang mulai ku sadari
Kita memiliki rasa yang sama
Memiliki keinginan tuk bersama
Mungkin waktu tak mengizinkan itu
Hari demi hari.
Awal hariku dimulai dengan cerita tentangmu
Membangunkanmu setiap hari hingga aku begitu hafal suaramu
Mulai dari suaramu yang bangun tidur langsung melek
Hingga suaramu yang masih kurang sadar dan ingin tidur lagi
Ahh,, susahnya membangunkanmu
Tapi aku suka, karena dengan itu aku bisa tertawa pada pagi hari
Terima kasih telah merubah cerita hidupku
Merubahnya menjadi lebih indah dari sebelumnya
Mau mungkin bukan seseorang yang spesial.
Tapi kau membuat dirimu spesial buatku.
Karena bersamamu, aku merasa miliki seseorang yang spesial.
Jarak tak pernah menghalangi kita ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar